Wednesday, June 17, 2015

Habis Mencet Jerawat, Wajah Jadinya Begini

Tidak Sedikit orang yg miliki etika memencet jerawat lantaran menganggap itu dapat mempercepat penyembuhan. Padahal memencet jerawat justru bakal menciptakan jerawat semakin tidak baik. Inilah yg berjalan kalau orang senang memencet jerawat.

Jerawat mampu muncul dalam beraneka ragam wujud & ukuran. Ada berupa komedo, jerawat putih, benjolan merah atau nodul merah akbar. Tapi apapun wujudnya, jangan sampai memencet jerawat bersama tangan sendiri.

Memencet jerawat tak bakal membuatnya berangkat. Bahkan rata rata justru memperparah masalah & bakal meninggalkan secon luka atau keadaan yg lebih jelek lagi. Kulit Kamu mampu mogok dgn infeksi kulit atau secon luka permanen.

Penyebab jerawat amat sangat bervariasi & kompleks. Riwayat keluarga, hormon & stres, semuanya memainkan peranan utama.

Kepada dasarnya, jerawat terbentuk waktu sebum (minyak alami kulit) terperangkap di bawah permukaan kulit. Sebum seterusnya mampu bercampur dgn sel-sel kulit mati & menempa komedo, atau kemungkinan pula bereaksi bersama P. acnes, bakteri yg ditemukan terhadap folikel rambut, yg memicu peradangan.

Nah, waktu jerawat dipencet artinya Kamu memaksa 'sampah' ke luar demikian keras maka memang akan merobek kulit. Dikala menekan, Kamu memperkenalkan kotoran & bakteri dari jari-jari ke wajah & jerawat, yg justru akan membuatnya semakin memerah atau terinfeksi, seperti dilansir Huffingtonpost, Jumat (7/9/2012) :

Tidak cuma itu, memencet jerawat pula bisa menyebabkan sekian banyak masalah lain, seperti dilansir Livestrong :

1. Iritasi
Memencet & meremas cuma dapat memperparah jerawat. Bahkan, bila juga ada perbaikan sehingga sifatnya cuma sementara, menurut laporan Georgetown University Health Education Services. Langsung sesudah dipencet jerawat bakal muncul kembali, tidak jarang dgn kemerahan atau iritasi. Bahkan kalau Kamu pencet jerawat & kelihatan kurang terang, iritasi & meradang meninggalkan seken yg lebih lama dari jerawat itu sendiri.

2. Perdarahan
Memencet atau menggaruk permukaan jerawat bisa menyebabkan perdarahan. Kala jerawat berdarah, pori-pori yg tersumbat dapat terbuka & rentan meninggalkan bakteri terhadap kulit. Sel-sel darah putih setelah itu dapat memerangi bakteri yg menyerang, pori-pori bakal kembali tersumbat tapi meradang. Bersama munculknya pembengkakan & darah kering, jerawat muncul kemungkinan bahkan lebih nampak daripada diawal mulanya.

3. Infeksi
Menurut Kidshealth, memencet jerawat menciptakan bakteri masuk lebih dalam ke kulit. Masuknya bakteri ini akan menyebabkan infeksi kepada pori-pori yg tersumbat, menciptakan daerah lebih kurang jerawat lebih memerah & meradang.



4. Jaringan parut & second luka

CDC memperingatkan bahwa memencet jerawat bakal menyebabkan jaringan parut. Terkecuali itu, melukai jaringan kira kira yg pori-pori tersumbat bakal merusak kulit dengan cara permanen & meninggalkan secon luka. Faktor ini terutama berlaku terhadap lesi jerawat yg bermasalah, seperti papula, pustula, nodul & kista, yg semuanya sanggup teramat menyakitkan.

Utk menghindari jaringan parut & kerusakan kulit permanen, janganlah pencet atau menekan jerawat. Hati-hati ketika mencukur, hindari daerah yg berjerawat lantaran hal tersebut bisa pula mengakibatkan jaringan parut.

Untuk mengatasi bekas jerawat akibat sering mencet jerawat silakan baca disini http://www.cara-sehatcantik.com/2015/01/cara-menghilangkan-bekas-jerawat-secara.html

No comments:

Post a Comment